iman & hakikat hati 

IMAN  

Segala puji bagi Allah yang telah menulis dalil-dalil qath’i di dalam mushaf-mushaf. Dengan ayat-ayat muhkam yang jelas dapat membezakan antara hak dan yang bathil. Yang ada,tanpa permulaan,sejak zaman azali Dia yang pertama.Dia adalah yang pertama kali,sebelum permulaan yang lainnya.Maha kekal,tanpa tanpa berakhir, abadi.Dia adalah dzat yang paling akhir setelah segala seswatu berakhir. Maha Esa, Maha Suci,tiada sekutu bagiNya dan tiada yang menyamaiNya.Dzat yang hidup, Maha Mengetahui, Maha Kuasa,Maha Mengatur, Maha Mendengar, Maha Melihat,Dzat yang Berfirman. SifatNya qadim,dapat dibuktikan dengan dalil naqli atau dalil akli. Siapa yang mengabaikan, maka ia akan didebat dengan bayangannya sendiri. MenyucikanNya dari sifat-sifat sesuatu yang baru dapat diketahui dengan dalil. Siapa yang menyekutukanNya dengan sesuatu yang baru yang akan cepat lenyap? Atau bagaimana ciptaan boleh menyamai Penciptanya? Atau pekerjaan serupa dengan yang mengerjakannya?Dia tidak dapat dilihat dengan penglihatan-penglihatan, tidak dapat digambarkan dengan fikiran, akal orang yang berakal tidak dapat meliputiNya.

SurahAl-Anfal:2

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gementarlah hati mereka,dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatnya,bertambah iman mereka kerananya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal”


Rasulullah saw bersabda, bermaksud:

“Seorang penzina tidak akan berzina ketika ia berzina,sedang ia dalam keadaan beriman. Dan seseorang tidak akan minum khamar ketika ingin meminumnya,sedang ia masih beriman”

Ihsan adalah kesempurnaan iman 

Dari Utsman bin Affan ra dari Rasulullah berkata: Siapa yang mati,sedang ia mengetahui bahawa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah,maka ia masuk syurga.

Dari Ubadah ibn Shamit dari Rasulullah berkata:  Barang siapa bersaksi,sesungguhnya tiada tuhan selain Allah,dan sesungguhnya aku adalah utusannNya, maka Allah s.w.t. mengharamkan api neraka baginya.

Dari Utab ibn Malik dari Rasulullah berkata:Seseorang yang tidak bersaksi,sesungguhnya tiada tuhan selain. Allah, dan sesungguhnya aku adalah utusanNya, maka ia masuk neraka.

Dari Sufiyan ibn Abdullah al Tsaqafi dari Rasulullah berkata: saya beriman kepada Allah,kemudian teguhkanlah pendirian.

Dari Anas ra dari Rasulullah berkata:.Ada tiga perkara, siapa yang melakukannya, maka ia akan mendapati manisnya iman. Tiga perkara itu adalah:

  • Orang yang lebih mencintai Allah dan Rasulnya daripada selain keduanya,
  • Tidak mencintai seseorang kecuali kerana Allah 
  • Tidak suka mengulangi perbuatan kufur setelah Allah swt menyelamatkannya sebagaimana ia tidak suka dimasukkan neraka.

Dari Anas ra dari Rasulullah berkata: Demi dzat yang menguasai jiwaku,tidak sempurna iman seorang hamba sehingga ia mencintai tetangganya atau berkata kepada saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

Dari Abu Hurairah ra dari Rasulullah berkata: iman ada 77 cabang, yang paling tinggi darjatnya adalah perkataan ‘Lailahaillallah’.sedang yang paling rendah darjatnya adalah menyingkirkan sesuatu yang menyakitkan dari jalan.Dan malu merupakan cabang dari iman. 

Dari Abdullah ibn Amr dari Rasulullah berkata: Islam didirikan atas lima perkara, iaitu mengesakan Allah, mendirikan solat,mengeluarkan zakat, puasa pada bulan Ramadan, Haji ke Baitullah yang suci.

Dari Ibn Umar berkata ceritakan kepadaku tentang pohon yang menyerupai muslim, daunnya tidak pernah gugur, dengan izin Tuhannya ia selalu memberi makanannya,dan mereka diam. Lalu dari Rasulullah berkata: Pohon itu pohon kurma.dari kalam Allah  Surah Ibrahim: 24“tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimah yang baik seperti pohon yang baik,akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit “

Surah Fathir: 10 bermaksud

“Dan amal soleh yang dinaikkanNya”

Imam Fudhail berkata: Orang yang beriman itu sedikit bicara, tetapi banyak amalnya. Sedangkan orang munafik, banyak bicara, tetapi sedikit amalnya.

Surah Fushshilat: 30 bermaksud 

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka menenguhkan pendirian mereka,maka malaikat akan turun kepada mereka”

Surah Al-hujurat: 14 :

Orang-orang Arab Badwi itu berkata: ‘kami telah beriman’,katakanlah kepada mereka:’kamu belum beriman,tetapi katakanlah,’kami telah tunduk’

Lalu Allah berfirman :

“kerana iman itu belum masuk ke dalam hatimu”

Surah Al-hujurat: 15:“Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya,kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah,maka itulah orang-orang yang benar”

Allah Taala berfirman “Lailahaillallah itu bentengKu,siapa yang masuk bentengKu,ia aman dari seksaanKu”

Surah Al-hujurat: 7:bermaksud:“tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan itu indah dalam hatimh” sambung “…serta menjadikan kamu Benci kepada kefakiran,kefasikan,dan kederhakaan… “

Surah Al-hujurat: 7-8: bermaksud: “mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus. Sebagai kurnia dan nikmat dari Allah”

Surah Al-isra’: 65 ,bermaksud:  “Sesungguhnya hamba-hambaku,kamu tidak dapat berkuasa atas mereka”


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s